Sabtu, 20 Juli 2019

AKU TAK PERDULI (Puisi/Sajak Indah ke 720)


Meraih sukma yang berwajahkan cahaya kemilau
menari ...
dalam irama kepastian yang telah terpatri dalam pandangan
senandung harmoni nan melekat di dalam kalbu

Menyibak semua kabut dan bayangan
meronakan kejernihan dan kebulatan,
bagai elang ..
terbang di angkasa membawa seuntara rasa

Aku tak perduli,
pada kembang kempisnya penyertaan
pada janji-janji yang tak ditepati
pada siulan-siulan nada sumbang dari pecundang

Satu titik yang tengah kutuju,
dengan kaki kumendekatinya
sepenuh jiwa kubangun tangga harapan
dan dengan kesetiaan kumembawa bahtera ini

CREATE BY : WISNU MURTI
PURBALINGGA, 20 JULI 2019 (15.45 WIB)

QUOTES
Terima kasih sudah bersedia mundur dari awal,karena perjuangan yang setengah-setengah takkan membuat kita pernah sampai. - Anonim
Waktumu terbatas,jadi jangan sia-siakan,temukan orang yang dapat membuat cahayamu bersinar lebih terang. - Steve Jobs

PUISI ATAU SAJAK INDAH KE 475 ON DATABASE

Jumat, 19 Juli 2019

KETIKA MUKJIZAT ITU DATANG (Puisi/Sajak Indah ke 719)


Kapan???
Ketika aku datang kepada Tuhanku,Allah Aza Wajala
datang ...
dengan membawa semua harapan dan cita
dengan semua cerita dan keluh kesah
dengan seluruh penghambaan

Dan sesaat setelah itu,
keyakinan dan semangat kembali penuh
bulat tak berlubang ...
atas arah perjalanan yang tengah ditempuh

Jatuh dan bangun adalah sebuah kepastian
dan pembeda ...
antara sang pemenang
dengan para pecundang

Akulah sang pewaris kemenangan
hantamlah aku sesukamu!
 itu semua makin menguatkan kakiku
tuk melangkah wujudkan semua mimpi

CREATE BY : WISNU MURTI
PURBALINGGA, 19 JULI 2019 (15.45 WIB)

CATATAN
- Salah satu cara yang bisa ditempuh agar mukjizat menghampiri kita adalah "mengerjakan segala sesuatunya dengan ketulusan."
- Tidak ada yang bisa menghalangi kesuksesanmu kecuali dirimu sendiri.

PUISI ATAU SAJAK INDAH KE 474 TEMBUS

Selasa, 16 Juli 2019

SEBATAS PANDANGAN (Puisi/Sajak Indah ke 718)


Sang bayu berderai,
mengisi rongga kosong dalam pikiran
menghantarkan cinta dan kasih sayang tak berbilang
mempersatukan diri untuk sebuah perjalanan ke hati

Birunya laut,
sebagai bait alam di tanah penerimaan
tak tertolak biar datang hanya sebuah keluh kesah
dan air mata kehilangan

Sepasang camar terbang rendah di antara cemara
menyisihkan waktu melihat dekat tanah harapan
ketika cinta beranjak pergi
dan pelan-pelan kegelapan menghilangkan persandingan

Pewaris tanah tetap saja gigih berjalan...
walau mimpi tak hilang
walau pandangan remang dan tak bertujuan
tapi kaki harus tetap menjadi pasti

CREATE BY : WISNU MURTI
PURBALINGGA, 16 JULI 2019 (00.30 WIB)

CATATAN
Lakukan saja langkah pertama dan untuk selanjutnya diikuti oleh langkah-langkah berikutnya secara terus,berkesinambungan dan istiqomah .. karena setiap langkah mengandung keajaiban,

PUISI ATAU SAJAK INDAH KE 473 YANG HARUS SELALU KUINSYAFI

Senin, 15 Juli 2019

LIHAT SAJA MUKANYA (Puisi/Sajak Indah ke 717)


Buah mangga tidak mungkin jatuh di bawah pohon kedondong
saripatinya selalu mengikat,
meneruskan dan mewariskan ...
daripada kehidupan sebelum kepada setelahnya

Buah belimbing tidak akan mungkin ...
tuk mengestafetkan potensi-potensi buah nanas
seperti manisnya sang durian,
yang tak akan mungkin sama dengan manisnya rambutan

Mulut tak perlu banyak berkata-kata
kenyataanlah yang lebih nyaring dan merdu bunyinya
menerangkan sebuah misteri,
dan kejadian yang terlewatkan

Dalih memang bisa diada-adakan sebagai kenyataan,
namun tetap saja kepalsuan akan musnah,
hilang tak berbekas,
Laksana sebuah janji yang terucap dari seseorang ...
yang tak mempunyai warisan setia

CREATE BY : WISNU MURTI
PURBALINGGA, 15 JULI 2019 (23.15 WIB)

CATATAN
Sebuah kesetiaan memang begitu mahal harganya,jangan pernah anda harapkan kesetiaan datang dari orang murahan.

PUISI ATAU SAJAK INDAH KE 472 TERIMA KASIH UNTUK SEBUAH KESADARAN

Minggu, 14 Juli 2019

TERLALU SINGKAT (Puisi/Sajak Indah ke 716)


Terlalu singkat,
jika hidup ini hanya untuk mendengarkan kata-kata orang

Terlalu singkat,
jika hidup ini hanya untuk larut dalam kesedihan

Terlalu payah,
jika hidup ini hanya untuk membawa semua beban masa lalu,
... ke masa depan

Terlalu payah,
jika hidup ini hanya untuk membohongi diri sendiri,
akan terus begitu?
mendengarkan orang ... dan membiarkan hati meronta?!

Terlalu singkat,
jika hidup ini tak bisa meninggalkan mata bagi penerus

Terlalu singkat,
jika hidup ini hanya untuk terus membenci dan kecewa
hanya untuk dendam dan curiga

Malam masih menyuguhkan berjuta bintang di angkasa
dan siangpun...
selalu mengirimkan terang dan hangat sang mentari

Karena ... hidup,
adalah keindahan dan kelimpahan,
pula keajaiban

CREATE BY : WISNU MURTI
PURBALINGGA, 14 JULI 2019 (11.00 WIB)

CATATAN
Rangkaian dari apa yang kita sebut sebagai Rasa Syukur adalah dimana kita bisa menerima setiap hal,kejadian,situasi dan kondisi dengan ikhlas dan terus mengupayakan yang terbaik dalam hidup.(The Content of Syukur)

PUISI ATAU SAJAK INDAH KE 471 DIMENSI LAIN LANGIT PAGI INI

Sabtu, 13 Juli 2019

SETELAH MUEZA MENGHILANG ENTAH KEMANA (Puisi/Sajak Indah ke 715)


Lucuku ...
telah lama kita tak bersua,
sebenarnya, aku begitu kangen dengan kalian
rindu yang tak mempunyai jalan tuk pulang
dan tak mungkin lagi tuk kembali 

Kerinduanku bukan untuk kulampiaskan
namun,
agar tertulis ditinta sejarah
sebagai waktuku untuk bertolak kembali kearah tujuan semula

Lucuku ...
maafkan aku tak bisa kembali lagi membelaimu,
ini bukan inginku,
dan aku telah menerimanya(untuk tak kembali lagi)

Aku berjanji ,,, inderaku kan kubersihkan,
dari waktu-waktu yang telah lalu
agar perjalananku menjadi ringan pun bergairah
kerana hari-hari indah telah memanggilku di seberang lautan sana

CREATE BY : WISNU MURTI
PURBALINGGA, 13 JULI 2019 (07.45 WIB)

CATATAN
Cara tercepat untuk melupakan kejadian buruk yang sudah terjadi adalah dengan memfokuskan diri sefokus-fokusnya pada arah tujuan(panggilan hidup) yang telah dibuat,larut didalamnya dan istiqomah,pertama,kita harus terbiasa untuk memberi maaf terhadap permintaan maaf yang tak pernah terucapkan ... kedua, memaafkan bukan berarti kita menerima perbuatan mereka,tapi mencegah agar perbuatan mereka tidak menghancurkan hati kita.

PUISI ATAU SAJAK INDAH KE 470 PERASAANKU HARI INI (2)

Jumat, 12 Juli 2019

MEMBENTUK KENYATAAN (Puisi/Sajak Indah ke 714)


Bukanlah tua raga ...
bukan pula,
masa lalu yang masih selalu menarik tuk kembali
tapi satu titik pasti di depan perjalanan kita

Aku ...
bukanlah orang tua yang selalu menceritakan hari lalu
tidak juga penikmat kesedihan
akulah sang buta yang terus berjalan mencari terang

Senyumanku,terlahir dari perjalanan berabad-abad
perjalanan nan syahdu,
dengan adonan suka duka yang menggetarkan sukma
dan memastikan diri .. bahwa aku kan hidup seribu tahun lagi

Dunia boleh goyah ... dan mawarpun mampu layu
namun bunga-bunga harapanku kan selalu bersemi indah
tuk mencerahkan tatapan mata sesama
tuk menghargai waktu yang masih mengikat nafasku

CREATE BY : WISNU MURTI
PURBALINGGA, 12 JULI 2019 (08.00 WIB)

CATATAN 
Agar kelak,saat aku tak lagi berada di dunia ini ... pikiran dan jiwaku masih hidup memberikan kebaikan bagi sesama.

PUISI ATAU SAJAK INDAH KE 469 SELAMAT TINGGAL MASA LALU